Mawar hitam manis
di tengah posisi ayunan pemanja jalan
menggiringku menatap kaca dan bersapa
pada benak yang menguntai dari colekan mata juling
aku menengadah pada keindahan
belai belai persimpangan jiwa
membumbung dalam kanan dan mengiri
kearah mata dan bibir manismu
Renda emas pada hias manis kerudungmu
telah mengunciku dalam anggapan
pada srikandi jawa
diuntai ujung pandang
Gigitan bibir manis itu
buyarkan konsentrasiku
sekitika hilang, membuatku terjebak
dalam nada syair pendosa
Aku hanya bisa kirakan kamu
dalam cempluk berseri
menghias kesempurnaan manismu
mawar hitam dibelai pucuk pandang
Gadis dalam hembusan angan
gadis cipta mawar
gadis dalam keanggunan
merona memaniskan hitam pada kerudung kesempurnaan
Jumat, 19 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar