dini hari,
di bawah naung langit yang belum juga merubah musim
aku masih terjaga, sahabatku
tak biasanya kau terkantuk saat begini
apalagi ini adalah giliranmu menenggak buih kisah yang mengambang dalam gelas basah
dan selinting tembakau agar nafas kita menjadi berwarna
tapi kini kau terlihat letih
setelah berlarian
seharian diburu bayangbayang
dan aku hampir tak mengenal warna nafasmu lagi
apa kini kita masih bisa menyamakan sudut
di tengah jajaran kenang yang kian carutmarut??
sahabat
aku terjaga di antara kelok asap yang aku hisap
dan igauanmu yang seolah bicara padaku
"aku terlalu jauh melampauimu"
sahabat
kian sepi rupanya
tapi aku bangga mendengarmu kian digdaya!!
[untuk semua sahabat yang pernah menyisakan setengah dari secangkir kopinya, setengah dari sebatang rokoknya, setengah dari sebungkus nasinya, setengah dari sekotak kamarnya, setengah dari sebuah empatinya padaku]
BY: ELFATHONI
Jumat, 12 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar